Polresta Pasuruan, Pemerintah kembali berlakukan aturan pengetatan perjalanan untuk mengurangi aktivitas masyarakat. Berdasarkan surat edaran yang diterima, penerbitan Adendum itu ditujukan untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 terhindar dari virus Covid-19. Kamis (20/5)

Aturan Pemerintah akan berlaku pada 18-24 Mei 2021. Pasalnya, selama bulan puasa dan semakin mendekati Hari Raya Idul Fitri, terdapat peluang peningkatan mobilitas masyarakat, baik untuk kegiatan keagamaan, keluarga, maupun pariwisata, yang akan meningkatkan risiko laju penularan Covid-19.

Tindak lanjut tersebut Polres Pasuruan Kota beserta jajarannya melaksanakan pengetatan perjalanan untuk penyekatan arus balik mudik yang menggelar pos pengamanan dan penyekatan di beberapa titik di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.

Kasat Lantas AKP Yudiyono mengatakan bahwa pengetatan perjalanan ini digelar di 4 titik penyekatan yakni pintu exit tol Rembang, pintu exit Tol Sutojayan, Pintu Exit tol Grati dan Pospam Alun Alun Kota Pasuruan.

“Mulai tanggal 17 mei 2021 hari ini kita laksanakan pengetatan perjalanan sebagai tindak lanjut untuk penyekatan arus balik mudik yang dilakukan oleh personel gabungan dari Polres Pasuruan Kota, Kodim 0819 Pasuruan, Dishub dan Satpol PP Kota Pasuruan serta satuan lainnya” ujar AKP Yudiyono

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter