Polresta Pasuruan – Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman S.I.K M.SI menghadiri kegiatan Konferensi Pers terkait pencapaian vaksinasi di Kota Pasuruan dan meresmikan Rumah Vaksinasi Kota Pasuruan yang bertempat di Taman Kota Pasuruan Jalan Balai Kota, Senin (4/10/2021).

Kegiatan peresmian rumah Vaksinasi Kota Pasuruan ini bertujuan untuk mempercepat vaksinasi agar terbentuknya Herd Imunity untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Pasuruan.

Dalam kegiatan ini juga turut hadir Walikota,Wakil Walikota Pasuruan, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman S.I.K M.SI, Dandim 0819 Pasuruan, Kadinkes Kota Pasuruan dan kepala OPD jajaran Pemkot Pasuruan.

Setelah memberikan Pers Release, Forkopimda meninjau secara langsung pelaksanaan vaksinasi di Rumah Vaksin Kota Pasuruan. Dalam kesempatan tersebut Pak Walikota bersama Kapolres dan jajaran Forkopimda turut berdialog dengan para peserta vaksin.

Walikota Pasuruan mengatakan Pemkot Pasuruan berkomitmen serius dalam melakukan percepatan vaksinasi covid 19 kepada seluruh sasaran vaksinasi di Kota Pasuruan dengan bekerja sama dengan TNI-POLRI sebagai garda terdepan.

“Dalam upaya percepatan vaksinasi Covid-19, Pemkot Pasuruan buka Rumah Vaksinasi Kota Pasuruan setiap pagi dan sore yang telah beroperasi mulai hari Jumat 1 Oktober 2021 dan telah menaikkan antusiasme masyarakat terhadap vaksinasi covid 19, semoga masyarakat Kota Pasuruan memanfaatkan dan bisa berpartisipasi aktif dalam menanggulangi covid 19 dan mewujudkan herd immunity di Kota Pasuruan”, ungkapnya.

Sementara Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman S.I.K M SI menambahkan bahwa Polri juga membantu pemkot melaksanakan vaksinasi, Kami juga melaksanakan vaksinasi di Polsek jajaran Polres Pasuruan Kota.

“Pesan saya kepada masyarakat Kota Pasuruan agar segera lakukan vaksinasi karena kedepannya merupakan salah satu bagian kelengkapan memasuki layanan publik melalui aplikasi peduli lindungi yang salah satu syarat adalah vaksin” jelasnya

Harapan Kapolres Pasuruan Kota kita semua tetap mematuhi peraturan Inmendagri terbaru tentang protokol kesehatan agar tidak terjadi gelombang tinggi covid 19.

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter