Polresta Pasuruan – Pemuda pencuri kambing yang meresahkan warga dibekuk Unit Reskrim Polsek Lekok, Polres Pasuruan Kota. Tersangka diketahui bernama NA (22) warga Desa Wates Kec. Lekok  Kab. Pasuruan.

NA diringkus petugas saat berada di tempat persembunyian Desa Sumber Agung Kecamatan Grati, Kapolsek Lekok, AKP Miftaful mengungkapkan, bahwa kejadian berawal dari laporan korban bernama Safi’i (62), warga Desa Jatirejo Kecamatan Lekok Kab Pasuruan.

“Benar, berdasarkan laporan korban, kami pada hari Jumat (4/6/2021) kemarin, mengamankan pelaku di Desa Sumber Agung Kec Grati Kab Pasuruan, serta pelaku mengaku bahwa benar dirinya telah melakukan pencurian seekor kambing milik pelapor tersebut dan rencana akan di jual ke pasar hewan di Grati seperti kebiasaan sebelum sebelumnya, dari Pengakuannya, pelaku sudah beraksi 4 kali di tempat yang sama,” ungkap AKP Miftaful

Kejadian itu berawal pada Jumat (4/6/2021) siang, pukul Pkl 11.00 WIB saat orang pergi sholat jumat, Pelaku keluar rumah dengan mengendarai sepeda motor ke arah Desa Jatirejo yang mana di pekarangan nya banyak yang mengembala kambing. Setelah tiba di Dusun Tegalan Desa Jatirejo kec lekok kab Pasuruan, Pelaku menemukan segerombolan kambing yang di gembala namun di tinggal oleh pemiliknya, kemudian pelaku berhenti dan  menangkap satu ekor kambing jenis kacang lalu di ikat dan di bawa kabur menaiki sepeda motor. Pada saat pelaku mengambil seekor kambing tersebut, telah di ketahui langsung oleh  saksi bernama Soleh yang saat itu hendak berangkat sholat jumat namun tidak langsung di tangkap karena keburu sholat Jumat usai, sehingga setelah sholat jumat barulah Soleh memberitahukan kepada pemilik kambing ( Safi’i ) bahwa kambingnya telah di ambil oleh pelaku NA. Berhubung di sekitar Dusun Tegalan tersebut sering terjadi pencurian kambing akhirnya warga sebanyak kurang lebih 75 orang beramai – ramai mendatangi rumah pelaku dan beruntung pelaku tidak ada di tempat namun Se ekor kambing yang baru saja di ambil tersebut di sembunyikan dan di ikat di belakang rumah pelaku.

Akhirnya pemilik kambing melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lekok. Menindaklanjuti laporan tersebut AKP Miftaful langsung memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Lekok beserta anggota untuk melakukan penyelidikan.

Hanya dalam waktu singkat, Unit Reskrim Polsek Lekok berhasil meringkus tersangka (NA)  di tempat persembunyiannya yang berada di Desa Sumber Agung Kec Grati. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 800.000,- .

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara,” jelas Kapolsek

AKP Miftaful berpesan agar warga tetap hati-hati dan waspada saat menggembala kambing , agar selalu dipantau dan jangan ditinggalkan tanpa pengawasan. “Belajar dari kejadian tersebut, kami imbau kepada warga agar selalu waspada. Saat menggembala kambing harus dijaga dan diawasi agar tidak terjadi kejadian serupa,” pungkasnya.

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter