Polresta Pasuruan – Petugas Gabungan terdiri dari Polres Pasuruan Kota, Kodim 0819 Pasuruan dan Dinas Kesehatan Kota Pasuruan menjemput 4 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berasal dari negara Malaysia dan Singapore. PMI tersebut tiba di Kota Pasuruan pada Jumat siang (7/5/2021).

Mereka merupakan warga Kota Pasuruan yang telah selesai menjalani dua hari masa karantina di Asrama Haji Surabaya.
Polres Pasuruan Kota melakukan pengawalan penjemputan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjalani karantina di di Asrama Haji Sukolilo Surabaya untuk melanjutkan karantina lanjutan di Posko PPKM Kel. Kebonsari dan Posko PPKM Kel. Tambaan Kota Pasuruan.

Kegiatan penjemputan ini dilakukan oleh Personel Gabungan TNI-POLRI dan Tenaga Kesehatan Puskesmas Kebonsari dan Tambaan.

Para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sebagian besar tinggal diwilayah kecamatan Panggungrejo ini selanjutnya diantar oleh petugas ke Posko PPKM Mikro untuk menjalani karantina lanjutan selama 5 hari.

Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman S.I.K M.SI melalui Kasubbag Humas AKP Endy Purwanto S.H mengatakan PMI tersebut datang ke Indonesia menggunakan transportasi pesawat terbang, setibanya di bandara Juanda Surabaya dicek validitas surat swab PCR dari Negara asal, dan langsung masuk karantina diantar bus Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan terlebih dahulu di test swab PCR ulang di Wisma Asrama Haji Surabaya. Setelah karantina di Wisma Asrama Haji selama dua hari dan dinyatakan negatif Covid-19, maka mereka lanjut dijemput oleh Satgas Penanggulangan Covid-19 Kota Pasuruan dan sesampainya di Kota Pasuruan para PMI tersebut di karantina selama lima hari sambil menunggu hasil swab yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan.

“Kita jemput PMI sebanyak empat orang, yang sebelumnya ke empat PMI tersebut sudah menjalani test swab dan karantina di Wisma Asrama Haji Surabaya serta dinyatakan negatif Covid-19 kemudian diperbolehkan meneruskan perjalanan ke Kota Pasuruan dengan penjemputan dan pengawalan dari petugas gabungan,” kata AKP Endy.

Lanjut AKP Endy, sesampainya di Kota Pasuruan ke empat PMI kembali dilakukan pendataan dan pemeriksaan kondisi tubuh oleh Dinas Kesehatan.

“Selanjutnya PMI ini akan dibawa ke tempat isolasi di Posko PPKM Kel. Kebonsari dan Kel. Tambaan untuk menjalani karantina selama lima hari,” tambahnya.

Informasi yang dihimpun awak media ini, ke empat pekerja migran tersebut yakni, satu keluarga S (47), S (43), dan AS (12) serta K (34) warga Kecamatan Panggungrejo.

Share on whatsapp
Share on telegram
Share on facebook
Share on twitter