Polsek Pohjentek
Patroli Presisi Polsek Pohjentrek Tekan Angka Kriminalitas di Jalur “Black Spot”
Polresta Pasuruan — Dalam upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, Polsek Pohjentrek Polres Pasuruan Kota, mengintensifkan kegiatan patroli presisi di sejumlah titik rawan kejahatan atau yang dikenal sebagai jalur “black spot” (11/07/2025). Langkah ini terbukti efektif dalam menekan angka kriminalitas, khususnya tindak kejahatan jalanan seperti pencurian dengan kekerasan maupun pencurian dengan pemberatan.
Kapolsek Pohjentrek, AKP Sukrisno, SH menjelaskan bahwa patroli presisi merupakan bagian dari implementasi kebijakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam menjaga keamanan masyarakat melalui pendekatan proaktif dan berbasis data.
“Kami memetakan lokasi-lokasi rawan kriminalitas berdasarkan data laporan masyarakat dan analisa intelijen. Titik-titik tersebut kami sebut sebagai ‘black spot’ dan menjadi fokus utama dalam pelaksanaan patroli presisi khususnya pada jam-jam rawan,” ujar Kapolsek Pohjentrek.
Patroli dilakukan secara bergilir dan fleksibel, melibatkan gabungan personel dari fungsi Sabhara, Reskrim, hingga Bhabinkamtibmas. Tidak hanya menggunakan kendaraan bermotor, petugas juga melakukan patroli dialogis dengan warga setempat untuk mengedukasi dan mengumpulkan informasi seputar potensi gangguan kamtibmas.
Dalam beberapa pekan terakhir, hasil patroli menunjukkan tren penurunan signifikan terhadap laporan kejahatan jalanan. Warga juga menyambut baik langkah preventif tersebut.
“Dulu kami sering khawatir saat berkendara sepeda motor sendirian karena pernah ada kejadian pembegalan di jalan perkampungan ini. Sekarang, sejak sering ada patroli polisi, situasinya jauh lebih aman,” kata Siti Nurhayati (42), warga Desa Sungiwetan Kec Pohjentrek Kab Pasuruan.
Selain menjaga keamanan, patroli presisi juga dimanfaatkan sebagai sarana pendekatan humanis antara kepolisian dan masyarakat. Petugas kerap berdialog dengan pemuda, dan tokoh masyarakat setempat, untuk membangun kesadaran hukum dan partisipasi aktif dalam menjaga lingkungan.
Kapolsek Pohjentrek menambahkan, sinergitas antara aparat dan warga menjadi kunci utama dalam menciptakan wilayah yang aman dan bebas dari tindak kriminal.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak ragu melapor jika melihat atau mengetahui potensi gangguan keamanan. Keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Langkah preventif Polsek Pohjentrek melalui patroli presisi ini diharapkan menjadi rule model yang dapat diadaptasi di wilayah lain, terutama dalam menangani daerah dengan tingkat kerawanan tinggi. Dengan kolaborasi yang solid antara polisi dan warga, keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Pohjentrek dapat terus terjaga.