Berita
Polres Pasuruan Kota Tindak Lanjuti Sejumlah Kejadian Usai Pencak Dor
PASURUAN — Polres Pasuruan Kota menindaklanjuti sejumlah kejadian yang terjadi setelah bubarnya penonton kegiatan Pencak Dor di halaman Pondok Pesantren Darumafatihil Ulum, Dusun Podokaton, Desa Bayeman, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (18/8/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 18.00 WIB hingga sekitar pukul 23.00 WIB tersebut mendapat pengamanan 232 personel gabungan, terdiri dari 32 personel Polri, 15 personel TNI, 10 personel Satpol PP, 5 personel Trantib Kecamatan, 150 panitia dan Banser, 15 perangkat desa, serta 5 tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan yang turut didukung satu unit ambulans.
Menjelang kegiatan berakhir, pengamanan kembali dipertebal dengan personel Patroli PASKOT S.A.E dari Polres Pasuruan Kota dan Polsek jajaran guna mengantisipasi gangguan saat massa meninggalkan lokasi.
Kabag Ops Polres Pasuruan Kota Kompol Miftaful MBK., S.H., M.H. mengatakan, pengamanan telah dilakukan sejak kegiatan berlangsung hingga proses kepulangan penonton.
“Secara keseluruhan terdapat 232 personel gabungan yang terlibat dalam pengamanan, mulai dari Polri, TNI, Satpol PP, Trantib Kecamatan, panitia dan Banser, perangkat desa hingga tenaga kesehatan. Setelah kegiatan selesai, pengamanan kembali kami pertebal melalui Patroli PASKOT S.A.E dengan mengerahkan mobil patroli Polsek jajaran, termasuk Patwal Satlantas dan URC Satreskrim Polres Pasuruan Kota untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas saat massa meninggalkan lokasi,” ujar Kompol Miftaful.
Usai kegiatan, Polsek Gadingrejo mengamankan dua orang berinisial MV (19), warga Kecamatan Panggungrejo, dan RD (18), warga Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. Karena diduga telah terjadi gesekan dengan warga masyarakat di Wilayah Gadingrejo. Keduanya selanjutnya dibawa ke Polres Pasuruan Kota untuk pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.
Sementara itu, Polsek Pohjentrek menerima laporan dari RZ (23), warga Kecamatan Kraton. Korban melaporkan mengalami pengeroyokan oleh sekelompok orang yang melakukan konvoi saat melintas di sekitar Gapura Gudang Garam, Desa Warungdowo, sekitar pukul 23.00 WIB.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka pada pelipis mata sebelah kanan serta beberapa bagian tubuh lainnya. Kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat.
Di wilayah Grati, petugas juga membubarkan sekelompok orang yang diduga baru pulang dari kegiatan Pencak Dor setelah sempat melakukan pengejaran terhadap warga. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban.
“Kami masih melakukan pendalaman terhadap sejumlah kejadian setelah kegiatan tersebut. Personel di lapangan juga terus melakukan patroli untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” kata Kompol Miftaful.
Ia mengimbau masyarakat yang mengikuti kegiatan agar langsung kembali ke rumah masing-masing dengan tertib serta tidak melakukan konvoi maupun tindakan yang dapat mengganggu keamanan masyarakat.
“Apabila masyarakat melihat, mengetahui, atau mengalami gangguan kamtibmas, segera laporkan kepada kepolisian atau hubungi Call Center Polri 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas,” pungkasnya.
Polres Pasuruan Kota memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur serta terus meningkatkan patroli guna menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota tetap kondusif.