Connect with us

Berita

Bhabinkamtibmas Polsek Gadingrejo Bersama 3 Pilar dan Relawan Pantau Debit Sungai Welang

Published

on

1000798951
1000798951
1000798951


Polresta Pasuruan — Dalam upaya antisipasi bencana banjir yang dapat memutus akses jalur strategis Provinsi Surabaya-Probolinggo, Bhabinkamtibmas Polsek Gadingrejo untuk Kelurahan Karangketug, Bripka Ismanu, bersama 3 Pilar, yaitu Lurah Karangketug, Babinsa, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan relawan, melakukan pemantauan intensif terhadap debit air Sungai Welang, Selasa (29/1/2025).

Kegiatan ini difokuskan di wilayah perbatasan antara Kelurahan Karangketug dan Kraton. Pemantauan dilakukan untuk mendeteksi potensi luapan air Sungai Welang yang dikhawatirkan dapat terjadi akibat aliran air kiriman dari wilayah selatan. Jika debit air tidak terkendali, luapan sungai berpotensi menyebabkan banjir dan mengganggu jalur utama transportasi.

Bripka Ismanu menyampaikan bahwa pemantauan ini merupakan langkah preventif guna memberikan rasa aman bagi masyarakat. “Kami berupaya memastikan agar luapan Sungai Welang dapat diantisipasi sedini mungkin. Koordinasi terus kami lakukan dengan BPBD dan para relawan untuk memantau perkembangan situasi,” ujarnya.

1000798954
1000798954

Lurah Karangketug juga menyatakan komitmen pemerintah kelurahan dalam mendukung upaya penanggulangan bencana. “Kami bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas siap bekerja sama dengan semua pihak demi menjaga keselamatan warga serta memastikan kelancaran akses transportasi,” ungkapnya.

Kapolsek Gadingrejo Kompol Suwarno, S.H.,M.Hum saat dijumpai turut menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat. Beliau mengimbau warga yang bermukim di sekitar bantaran Sungai Welang agar selalu waspada dan segera melapor jika melihat tanda-tanda kenaikan debit air yang mencurigakan.

Kompol Suwarno juga menyebutkan bahwa saat ini debit air Sungai Welang mengalami kenaikan, namun kewaspadaan tetap ditingkatkan mengingat potensi hujan deras di daerah hulu. “Kami terus melakukan koordinasi dengan pos pantau cuaca untuk mendapatkan informasi terkini terkait curah hujan,” ucapnya.

Sementara itu, BPBD yang terlibat dalam pemantauan juga membantu memberikan informasi kepada warga mengenai potensi bahaya dan langkah-langkah evakuasi jika situasi memburuk. Mereka juga menyiapkan alat-alat darurat untuk membantu jika terjadi luapan air.

Upaya bersama ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat yang merasa terbantu dengan adanya perhatian dan aksi cepat dari pihak berwenang. “Kami merasa lebih tenang karena ada pemantauan langsung dari petugas dan relawan,” kata salah seorang warga.

Dengan pemantauan yang intensif dan sinergi antar instansi, diharapkan Sungai Welang dapat terus terkendali sehingga masyarakat terhindar dari risiko banjir dan jalur transportasi utama tetap lancar.

(Humas Gd)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *